
UNKAFA Gresik dan Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Jalin Kerja Sama Pengembangan Dakwah dan Pendidikan Digital
UNKAFA | Surabaya – Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (Uswah) Universitas Kiai Abdullah Faqih (UNKAFA) Gresik resmi menjalin kerja sama dengan Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya dalam bidang pendidikan, dakwah, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia berbasis teknologi. Kesepakatan tersebut diformalkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Selasa (2/12/2025) di Hall Meeting Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya.
Dalam penandatanganan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Uswah UNKAFA, Dr. Maftuh, S.Sos.I., M.Pd.I., sementara Pesantren Digipreneur Al-Yasmin oleh Helmy selaku founder dan penanggung jawab Al-Yasmin.
Dr. Maftuh menilai kerja sama ini membuka babak baru dalam integrasi pendidikan dakwah dengan ekosistem digital yang saat ini berkembang pesat. Menurutnya, mahasiswa Fakultas Dakwah membutuhkan ruang pengalaman yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga praktik langsung pada ranah digital kreatif.
“Kerja sama ini sangat strategis karena dunia dakwah hari ini menuntut penguasaan teknologi. Pesantren Digipreneur Al-Yasmin memiliki ekosistem digital yang berorientasi pemberdayaan santri, dan itu sangat selaras dengan tujuan UNKAFA,” ungkapnya.

Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi model pengembangan kurikulum dan pengalaman lapangan, terutama bagi mahasiswa yang menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Selain itu, ia menargetkan kerja sama dapat dikembangkan ke riset bersama dan publikasi ilmiah.
Sementara itu, Helmy juga menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa Pesantren Digipreneur Al-Yasmin dibangun untuk menjembatani santri agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, tanpa meninggalkan nilai keislaman dan etos dakwah.
“Kami berharap MoU ini tidak berhenti pada dokumen, tetapi benar-benar melahirkan kegiatan nyata yang berdampak. Dunia dakwah dan pendidikan perlu masuk ke ranah digital, dan kami ingin menjadi bagian dari proses transformasi itu,” tuturnya.
Helmy juga menyampaikan bahwa mahasiswa UNKAFA nantinya akan memperoleh pengalaman langsung dalam pengelolaan platform digital, produksi konten dakwah, hingga manajemen program berbasis teknologi. Menurutnya, hal ini penting agar lulusan mampu menghadapi kompetisi di era digital.
Kerjasama ini juga langsung diikuti dengan kesepakatan bersama antara Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Pesantren Digipreneur Al-Yasmin dalam kegiatan-kegiatan pengembanan sumberdaya manusia. Dengan adanya kerja sama ini, kedua lembaga berharap terjalin sinergi berkelanjutan dalam pengembangan pendidikan, dakwah moderat, dan ekosistem digital yang bermanfaat bagi masyarakat serta dunia pesantren.



