
Kesetaraan Gender Melahirkan Generasi Sigma Female, Independen dan Setia
- Categories Kolom
- Date 23 March 2025
Setelah Indonesia merdeka, meskipun banyak perjuangan yang telah dicapai, kesetaraan gender tetap menjadi isu yang penting. Seiring dengan perkembangan zaman, gerakan feminisme dan hak asasi manusia di Indonesia mulai berkembang, dengan perempuan yang semakin sadar akan pentingnya hak politik, hak bekerja, hak kesehatan, hak pendidikan, dan perlindungan terhadap kekerasan.
Di era modern ini, wanita pribumi Indonesia semakin berperan dalam berbagai bidang. Globalisasi dan berkembangnya media sosial memberi wanita lebih banyak kesempatan untuk menyuarakan hak-hak mereka, mengakses pendidikan, dan mendapatkan pekerjaan. Kesadaran akan hak asasi perempuan semakin tinggi, dan banyak organisasi masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, penghapusan kekerasan terhadap perempuan, dan perlindungan hak-hak perempuan di tempat kerja
Sigma Female dan High Value Woman
Keterbukaan pemikiran yang dialami perempuan indonesia menjadikan munculnya pribadi-pribadi baru yang semakin komplek, di sisi lain kurva kesejahteraan perempuan yang semakin naik namun hampir seimbang dengan permasalahan sosial yang variatif. Dalam masyarakat modern, perempuan independen adalah wujud nyata dari perjuangan kesetaraan gender yang banyak memberikan dampak positif bagi keluarga, komunitas dan dunia kerja bahkan perempuan independen kini semakin diakui sebagai motor perubahan di berbagai sektor.
Perempuan modern yang independen melahirkan karakter yang bermacam-macam, seperti perempuan dengan Sigma Female yang mempunyai karakter percaya diri, tidak bergantung terhadap validasi orang lain, tidak menyukai drama sosial dan mampu beradaptasi dalam lingkungan sosial. Menurut Thetrulycharming.com, sigma female adalah suatu terminologi yang menggambarkan wanita yang kuat dan percaya diri layaknya Alpha female, namun ia juga memiliki karakter mandiri dan independen serta mampu menikmati waktunya sendirian, sebab itulah karakternya sering disebut dengan lone wolf woman, atau wanita serigala penyendiri. Ia memiliki inner beauty yang tinggi melebihi outer Beauty cenderung introvert dan hanya akan memilih orang-orang tertentu sebagai teman dekatnya (Close inner circle).
Hampir setara dengan Sigma Female perempuan dengan kepercayaan diri yang tinggi adalah high Value Mowan, atau wanita dengan nilai tinggi. Mereka mempunyai sifat-sifat yang membuatnya lebih berkelas dan dihormati, dihargai dan berdaya. Bukan hanya karena penampilan luar atau kesuksesan materi, HVM juga dihormati karena integritas, sikap dan kemampuannya yang piawai dalam menghadapi tantangan hidup. Karakternya yang kuat tidak membuatnya arogan dan pongah, tapi justru terbuka dan mau menerima kelemahan diri. Dilansir dari laman Hack Spirit, karakternya yang tidak mudah menyerah mampu menjadikan lebih mudah bangkit dari keterpurukan.
Namun, perempuan dengan kepribadian HVM yang cenderung negatif akan melakukan penyimpangan moral dan merugikan orang lain. Seperti HVM yang Narcissistic Personality Disorder atau yang akrab dengan sebutan NPD, dengan kepercayan tinggi disebabkan keunggulannya dalam berbagai bidang, NPD cenderung merendahkan dan meremehkan orang lain. Kepercayaan dirinya bergantung pada validasi eksternal yang jika tidak mendapat pujian atau tidak dikagumi, merasa dirinya tidak berharga. Terobsesi dengan pencitraan diri, mencari perhatian dan sulit menerima kritik.
Independen dan K
Terlepas dari banyaknya dampak kesetaraan gender yang menjadikan perempuan semakin mandiri dan digdaya, bukan berarti perempuan menafikan keberadaan seorang laki-laki dalam kehidupan. Karena tujuan dari feminisme adalah kesetaraan dalam berbagai hal, bukan peniadaan keberlangsungan hidup seorang laki-laki secara sosial maupun emosional. Ketika perempuan telah bangkit dari keterpurukan sosial, yang awalnya dipandang sebelah mata, lemah dan hanya dianggap sebagai kanca wingking bagi laki-laki, tidak membuat perempuan yang independen memutar balikkan penilaian yang sama terhadap laki-laki. Akan tetapi beberapa wanita akan berjalan lurus sesuai nalurinya sebagia wanita, salah satunya adalah ketulusan, kasih sayang dan kesetiaan.
Salah satu ekspresi bentuk kesetiaan seorang perempuan dimanifestasikan dalam praktik berumah tangga. Dalam al-Qur’an gambaran kesetiaan seorang perempuan dalam partner membangun keluarga dengan seorang suami justru nampak jelas tersurat dalam ayat- ayat Ilahi. Salah satu bentuk kesetiaan perempuan tercermin dalam praktik agama yang disebut dengan iddah.
Islam memberikan kesempatan bagi wanita yang ditinggal mati suaminya untuk berkabung dalam masa iddah selama empat bulan sepuluh hari, sebagaimana yang tertera dalam surat al-Baqarah ayat 234. Bahkan ulama’ yang tidak setuju dengan adanya Nasakh dan Mansukh dalam al Quran, berpendapat bahwa masa iddah perempuan bisa dilanjutkan satu tahun apabila si perempuan masih belum Move on dari suaminya. Hal tersebut berdasarkan ayat yang tertera dalam surat al-Baqarah ayat 240 yang menghimbau terhadap perempuan yang ditinggal mati suaminya untuk melaksanakan iddah selama satu tahun, dan ayat tersebut tidak dianggap terhapus dari surat al-Baqarah ayat 234, karena surat al-baqarah ayat 234 lebih dahulu turun daripada surat al-Baqrah ayat 240, sehingga sedikit riskan jika menganggap ayat yang pertama turun akan menghapus ayat yang turun sesudahnya.
Hal tersebut menunjukkan bahwa dibalik kemandirian seorang wanita, ada naluri yang tidak bisa ditangglkan berupa rasa cinta, kasih dan kesetiaan. Ketika seorang wanita secara tulus melaksanakan iddah untuk kematian suaminya, selain perempuan tersebut telah melaksanakan perintah Tuhannya, juga secara bersamaan secara sadar dan siap untuk menutup diri dari laki-laki lain untuk sementra waktu sampai benar-benar siap untuk membuka hati dan memberikan kesempatan untuk laki-laki lain masuk dalm kehidupannya menggantikan suaminya yang telah wafat.
Sayyidah Khodijah adalah salah satu Role model gambaran wanita model High Value Woman, sayyidah Khodijah adalah gambaran wanita mandiri, sukses, berdaya dan memiliki komitmen dan kesetiaan yang tinggi. Saat Rasulullah SAW menerima wahyu pertama kali dan merasa ketakutan, Sayyidah Khodijah adalah wanita pertama yang meyakinkan beliau dan kesetiaan serta dukungannya terhadap Rasulullah tidak tergoyahkan dalam keadaan apapun.
Penutup
Wanita independen dalam Islam berarti seorang wanita yang memiliki kemandirian dalam kehidupan duniawi, seperti dalam pendidikan, pekerjaan, dan pengelolaan harta, namun tetap menghormati nilai-nilai agama dan menjaga kehormatan diri. Islam memberikan kebebasan bagi wanita untuk mengejar potensi terbaik mereka, namun juga mengingatkan mereka untuk tetap berada dalam batas-batas yang ditetapkan oleh syari’at untuk melindungi hak dan martabat mereka.
Sigma Female tetap bisa kuat dan mandiri tanpa kehilangan sisi hangat, fleksibel dan terbuka. Menjadi kuat bukan berarti harus sendirian, akan tetapi menjaga keseimbangan antara independensi dan koneksi sosial. Sigma Female tunduk dan patuh berdasarkan ketaqwaan dan keimanan kepada Tuhan, bukan sebab kepasrahan dan ketidak berdayaan. Kesetaraan gender adalah keselarasan antar manusia, bukan berlomba untuk mencari pengakuan tentang siapa yang lebih unggul antara laki dan perempuan. Tapi bekerja sama dalam meraih kesejahteraan, karena itulah Prof. Baharudin Jusuf Habibie mengatakan “Pria lebih membutuhkan dukungan emosional dari wanita, di balik banyaknya lelaki sukses selalu ada wanita hebat”.
Tag:iat, unkafa, ushuluddin