
UNKAFA dan Strategi Pendekatan Irfani
- Categories Kolom
- Date 11 February 2025
Universitas Kiai Abdullah Faqih (UNKAFA) Gresik, berdiri pada tanggal 13 Maret 2003, merupakan lembaga pendidikan tinggi Islam swasta yang berakar pada tradisi pesantren yang dikelola oleh Yayasan Mambaus Sholihin. Berlokasi di desa Suci kecamatan Manyar kabupaten Gresik, UNKAFA didirikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan tenaga pendidik yang ahli dalam mengamalkan ajaran Islam melalui pendidikan komprehensif di lingkungan pesantren. UNKAFA yang dulunya bernama Institut Keislaman Abdullah Faqih (INKAFA) resmi menjadi Universitas setelah terbitnya Keputusan Menteri Agama Nomor 1338 Tahun 2022. Nama UNKAFA sendiri mengandung makna filosofis yang berarti “Berilah pertolongan kepada-Mu ya Allah, dan cukuplah pertolongan Allah.
Sebuah Perguruan Tinggi yang masih kental dengan nuansa dan nilai-nilai pesantren, menjadikan UNKAFA memiliki sisi uniknya sendiri dibandingkan Perguruan Tinggi lain. Sisi unik tersebut adalah tentang strategi pendekatannya dalam proses pengelolaan dan pembelajarannya, yakni Strategi pendekatan irfani.
Strategi Pendekatan Irfani adalah sebuah pendekatan yang memadukan antara ilmu pengetahuan dan pengalaman spiritual dalam mencapai pemahaman yang lebih dalam tentang diri, Tuhan, dan alam semesta. Pendekatan ini sangat terkait dengan ajaran tasawuf, yang menekankan pada aspek batiniah dan kesadaran spiritual sebagai bagian penting dalam perjalanan hidup seorang individu. Dalam konteks pendidikan atau pengajaran, strategi ini bertujuan untuk mengintegrasikan dimensi keilmuan dan keagamaan secara harmonis.
Pendekatan Irfani dalam konteks pendidikan dan kehidupan spiritual dipengaruhi oleh ajaran-ajaran tokoh-tokoh besar tasawuf seperti Imam Al-Ghazali, Jalaluddin Rumi, Ibn Arabi, Abdul Qadir al-Jilani, dan lainnya. Mereka semua menekankan pentingnya pengalaman batin, penghayatan spiritual, dan hubungan langsung dengan Tuhan untuk memperoleh pengetahuan sejati. Dalam konteks ini, irfani tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan intelektual, tetapi juga dengan pemahaman yang diperoleh melalui pengalaman spiritual yang mendalam, yang menjadi dasar dari pendekatan ini di berbagai disiplin ilmu.
Universitas Kiai Abdullah Faqih adalah sebuah institusi pendidikan yang didirikan dengan tujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan keilmuan, sehingga menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang mendalam. Dalam konteks ini, universitas ini menerapkan berbagai prinsip pendekatan irfani, yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan pencarian spiritual dan kedekatan dengan Tuhan.
Salah satu tokoh penting yang memiliki pengaruh besar dalam pengembangan pendekatan irfani di Universitas Kiai Abdullah Faqih adalah Kiai Masbuhin, yang dikenal dengan keilmuan dan ketokohannya dalam dunia pesantren dan spiritualitas. Kiai Masbuhin dapat dianggap sebagai magnet spiritual yang menarik para santri dan mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mereka mengenai hubungan antara ilmu dan spiritualitas, serta mengarahkan mereka menuju pengalaman yang lebih mendalam dalam dunia tasawuf.
Pendekatan irfani yang diterapkan di Universitas Kiai Abdullah Faqih berlandaskan pada prinsip-prinsip spiritualitas yang diajarkan oleh Kiai Masbuhin, di mana ilmu pengetahuan dan pengalaman spiritual berjalan beriringan. Pendekatan ini bukan hanya bertujuan untuk mengembangkan potensi intelektual mahasiswa, tetapi juga untuk membentuk karakter dan spiritualitas mereka. Strategi pendekatan irfani yang diterapkan di Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik yang merujuk pada prinsip-prinsip spiritualitas kiai Masbuhin adalah sebagai berikut:
- Integrasi Ilmu Pengetahuan dan Spiritualitas
Dalam kurikulum, terdapat penggabungan antara mata kuliah umum yang bersifat akademis dan mata kuliah yang menekankan pada aspek spiritual, seperti tasawuf, etika Islam, dan ajaran-ajaran moral lainnya. Mahasiswa juga didorong untuk terlibat dalam kegiatan pengembangan diri yang bersifat rohani, seperti Salat Tahajud, dzikir dan pembacaan aurod, serta pengajian kitab tasawuf seperti al-Hikam.
- Pembentukan Karakter Mahasiswa
Kiai Masbuhin sangat menekankan pentingnya pendidikan karakter yang didasari pada nilai-nilai agama dan spiritualitas. Dalam konteks Universitas Kiai Abdullah Faqih, pembentukan karakter mahasiswa sangat penting untuk mencapai tujuan pendidikan yang holistik, di mana pengembangan intelektual dan spiritual berjalan seimbang. Dalam implementasinya, Universitas ini menerapkan program pendidikan karakter yang mengajarkan tentang kesederhanaan, keikhlasan, tanggung jawab, dan kejujuran. Selain itu, pembinaan spiritual secara teratur melalui pengajian dan kajian kitab tasawuf seperti kitab hikam dan ihya ulumuddin, juga dilakukan untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berbudi pekerti luhur.
- Penerapan Pengalaman Batin dalam Pembelajaran
Epistemologi irfani menekankan pada pencarian pengetahuan yang lebih mendalam melalui pengalaman batin dan spiritual. Di Universitas Kiai Abdullah Faqih, pengalaman ini sangat dihargai sebagai bagian dari proses pendidikan. Pendekatan ini mengajarkan mahasiswa untuk tidak hanya memahami ilmu secara kognitif, tetapi juga melalui pengalaman pribadi yang mengarah pada pencerahan batin dan kedekatan dengan Tuhan. Dalam implementasinya, Universitas ini menyelenggarakan program-program pengembangan diri yang memungkinkan mahasiswa untuk mengalami pengalaman spiritual secara langsung, seperti salat tahajud, dzikir, atau kegiatan sosial yang mengedepankan nilai-nilai kebaikan dan kasih sayang.
- Lingkungan Kampus yang Islami dan Spiritual
Lingkungan yang mendukung pengembangan spiritual sangat penting dalam pendekatan irfani. Kiai Masbuhin, dengan kedalaman spiritualnya, menciptakan atmosfer yang penuh dengan keberkahan dan kedamaian. Universitas Kiai Abdullah Faqih bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang Islami dan mendukung pencapaian spiritual bagi mahasiswa. Implementasinya di kampus ini dengan menyediakan fasilitas yang mendukung ibadah dan kegiatan spiritual, seperti masjid dan atau mushola akbar. Selain itu, banyak kegiatan yang diadakan untuk mempererat hubungan antar mahasiswa, seperti pengajian bersama, perayaan hari besar keagamaan, dan kegiatan sosial yang menumbuhkan rasa kepedulian terhadap masyarakat.
Demikianlah Universitas Kiai Abdullah Faqih, yang didirikan dengan tujuan mengintegrasikan pendidikan akademik dan spiritual, menerapkan pendekatan irfani yang berakar pada ajaran Kiai Masbuhin selaku pengasuh pesantren Mambaus sholihin. Beliau, sebagai magnet spiritual, memberikan pengaruh besar terhadap mahasiswa untuk mengejar ilmu yang tidak hanya berbasis pada pengetahuan intelektual, tetapi juga spiritual yang mendalam. Dalam konteks ini, universitas ini berupaya mencetak generasi yang tidak hanya cerdas dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan spiritualitas yang tinggi, sesuai dengan prinsip-prinsip irfani yang menekankan pada pencarian pengetahuan yang mengarah pada kedekatan dengan Tuhan.