
Prodi S3 PAI UNKAFA Gresik Hadiri Munas APDOK PAI 2026, Perkuat Kolaborasi Menuju Pendidikan Islam Berkelas Global
UNKAFA | Salatiga – Program Studi Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Kiai Abdullah Faqih (UNKAFA) Gresik turut ambil bagian dalam Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pengelola Program Doktor Pendidikan Agama Islam (APDOK PAI) yang diselenggarakan di Hotel Laras Asri, Salatiga.
UNKAFA Gresik diwakili oleh Ketua Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam, Dr. Maftuh, S.Sos.I., M.Pd.I. Kehadiran beliau menjadi bentuk komitmen UNKAFA dalam memperkuat jejaring akademik nasional sekaligus berkontribusi aktif dalam pengembangan mutu pendidikan doktor bidang Pendidikan Agama Islam di Indonesia.
Munas APDOK PAI tahun ini mengusung tema “Reimagining Pendidikan Islam: Program Doktor PAI Sebagai Episentrum Inovasi dan Kolaborasi Global.” Forum tersebut dihadiri sekitar 70 persen pengelola Program Doktor PAI dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan menjadi ruang strategis untuk merumuskan arah pengembangan pendidikan doktor yang adaptif terhadap dinamika global.
Selain menjadi agenda organisasi, pertemuan ini juga menjadi media konsolidasi antar pengelola Program Doktor PAI untuk memperkuat kerja sama dalam bidang riset, inovasi akademik, publikasi ilmiah bereputasi, serta pengembangan jejaring internasional. Berbagai gagasan mengenai peningkatan kualitas tata kelola program doktor dan penguatan kontribusi pendidikan Islam terhadap pembangunan bangsa turut menjadi fokus pembahasan.

Ketua Program Studi S3 PAI UNKAFA Gresik, Dr. Maftuh, S.Sos.I., M.Pd.I., menyampaikan bahwa partisipasi UNKAFA dalam forum nasional tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi penyelenggara Program Doktor PAI.
“Forum APDOK PAI menjadi ruang yang sangat penting untuk saling bertukar pengalaman, membangun kolaborasi akademik, serta menyusun langkah bersama dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program Doktor Pendidikan Agama Islam. Bagi UNKAFA Gresik, keikutsertaan ini merupakan bagian dari ikhtiar membangun program doktor yang unggul, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan Islam,” ujar Dr. Maftuh.
Munas APDOK PAI secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Salatiga, Prof. Dr. Miftahuddin, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Program Doktor PAI harus menjadi ruang lahirnya inovasi keilmuan yang mampu menjawab tantangan zaman melalui penguatan kolaborasi antarlembaga dan peningkatan daya saing akademik.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN Salatiga, Prof. Dr. Asfa Widiyanto, M.A., menekankan pentingnya forum ini sebagai momentum memperluas jaringan akademik sekaligus menyusun arah pengembangan Program Doktor PAI yang lebih responsif terhadap perubahan global. Senada dengan itu, Ketua APDOK PAI, Dr. Silahuddin, M.Ag., menyatakan bahwa Munas merupakan wadah untuk menyatukan visi, berbagi praktik baik, serta membangun strategi bersama dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program Doktor PAI di Indonesia.
Keikutsertaan UNKAFA Gresik dalam Munas APDOK PAI diharapkan semakin memperkuat posisi Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam sebagai bagian dari komunitas akademik nasional yang terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan tinggi Islam, memperluas jejaring kolaborasi, serta menghasilkan inovasi keilmuan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. (Fir)
Tag:doktor, doktoral, pai, pascasarjana



