
Muker dan Penetapan Pagu Dana ORMAWA UNKAFA Bahas Penguatan Tata Kelola Organisasi dan Program Kerja
Gresik, 1 September 2026 — Rangkaian kegiatan organisasi mahasiswa Universitas Kiai Abdullah Faqih (UNKAFA) Gresik kembali berlanjut melalui kegiatan Musyawarah Kerja (Muker) dan Penetapan Pagu Dana yang digelar pada Selasa (1/9/2026) di Aula Darun Nadwah Rushaifah. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menindaklanjuti hasil Kongres ORMAWA UNKAFA I, sekaligus menjadi forum untuk memperkuat tata kelola organisasi serta menyusun program kerja dan anggaran setiap organisasi mahasiswa.
Kegiatan berlangsung dalam dua sesi utama. Sesi pertama dilaksanakan pada pukul 09.00–11.15 WIB dengan agenda melanjutkan pembahasan hasil Sidang Kongres ORMAWA UNKAFA I, khususnya terkait penyempurnaan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Peraturan Umum Organisasi (PUO).
Dalam sesi tersebut, peserta membahas AD/ART I, II, dan III serta PUO I, II, dan III sebagai bagian dari upaya menyusun landasan organisasi yang dapat menjadi pedoman bersama bagi seluruh organisasi mahasiswa di lingkungan UNKAFA.
Ketua SEMA-U, Moh. Tajul Irfani, dalam penyampaiannya menekankan pentingnya setiap organisasi mahasiswa memiliki dokumen hasil Kongres ORMAWA sebagai rujukan dalam menjalankan roda organisasi.
“Seluruh HMJ/ORMAWA wajib memiliki file Kongres sebagai pedoman dan panduan dalam pelaksanaan kegiatan serta pengelolaan organisasi,” tegasnya.
Menurutnya, keberadaan dokumen Kongres tidak sekadar menjadi arsip organisasi, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap kegiatan dan kebijakan organisasi berjalan sesuai dengan aturan yang telah disepakati bersama. Dengan demikian, seluruh organisasi mahasiswa memiliki acuan yang sama dalam menjalankan program kerja maupun menyelesaikan berbagai persoalan organisasi.
Setelah sesi pertama selesai, kegiatan dilanjutkan pada sesi kedua yang berlangsung pukul 13.30–16.00 WIB dengan agenda penetapan pagu dana dan program kerja. Sesi ini diawali dengan sambutan Wakil Rektor II UNKAFA, Dr. Ah. Haris Fahruddin, M.Th.I., M.Fil.I.
Dalam sambutannya, Dr. Ah. Haris Fahruddin menyampaikan bahwa keberadaan organisasi mahasiswa bukan hanya sebagai wadah pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan berbagai kompetensi, termasuk kemampuan manajerial.
Ia menegaskan bahwa anggota SEMA dan DEMA mendapatkan kesempatan untuk belajar mengelola sumber daya sekaligus mengatur keuangan organisasi secara bertanggung jawab.
“Dalam organisasi, anggota SEMA dan DEMA dilatih untuk memiliki kemampuan manajemen sumber daya dan keuangan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keterbatasan sumber daya yang dimiliki organisasi tidak semestinya dipandang sebagai hambatan. Sebaliknya, keterbatasan tersebut dapat menjadi sarana latihan bagi mahasiswa untuk belajar menyusun skala prioritas, mengoptimalkan sumber daya, serta mengambil keputusan secara efektif.
“Keterbatasan yang ada bukan menjadi kelemahan, tetapi menjadi senjata latihan yang baik,” lanjutnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan penting dalam pembahasan program kerja dan anggaran. Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dan rancangan anggaran dari masing-masing ORMAWA, yang mencakup Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan DEMA-F.
Masing-masing organisasi mempresentasikan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan, sekaligus menyampaikan kebutuhan anggaran sebagai bagian dari proses penetapan pagu dana. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi dan penyelarasan agar program yang dirancang dapat berjalan secara terarah, realistis, serta sesuai dengan kebutuhan organisasi dan lingkungan kampus.
Pembahasan program kerja dan anggaran juga menjadi momentum bagi setiap ORMAWA untuk belajar mempertanggungjawabkan setiap rencana kegiatan yang diajukan. Tidak hanya mengenai jumlah anggaran, tetapi juga mengenai urgensi program, sasaran kegiatan, efektivitas penggunaan dana, serta kontribusinya terhadap pengembangan mahasiswa dan organisasi.
Melalui proses tersebut, diharapkan pengelolaan keuangan organisasi mahasiswa di lingkungan UNKAFA dapat dilakukan secara lebih tertib, transparan, dan bertanggung jawab. Selain itu, setiap organisasi diharapkan mampu menyusun program yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pengembangan kapasitas mahasiswa.
Setelah seluruh rangkaian pembahasan program kerja dan anggaran selesai, kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Abdul Fattah, M.H.
Selanjutnya, sidang secara resmi ditutup dan diresmikan oleh Wakil Rektor II Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik, Dr. Ah. Haris Fahruddin, M.Th.I., M.Fil.I.
Kegiatan Muker dan Penetapan Pagu Dana tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan organisasi mahasiswa UNKAFA pasca-Kongres ORMAWA UNKAFA I. Melalui forum ini, seluruh ORMAWA tidak hanya menetapkan arah program dan kebutuhan anggaran, tetapi juga memperkuat komitmen terhadap tata kelola organisasi yang tertib, efektif, dan bertanggung jawab.
Dengan adanya pedoman organisasi yang jelas serta perencanaan program dan anggaran yang matang, diharapkan seluruh ORMAWA UNKAFA mampu menjalankan amanah organisasi secara profesional sekaligus menjadikan setiap keterbatasan sebagai ruang pembelajaran untuk membangun kemampuan kepemimpinan, manajemen, dan tanggung jawab mahasiswa.



