
PKKMB UNKAFA 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Baru Diperkenalkan pada Budaya Akademik dan Nilai Kepesantrenan
Berlangsung dengan penuh antusias, kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik (UNKAFA) Tahun Akademik 2026/2027 hari pertama digelar pada Selasa, 7 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru sebagai langkah awal untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, sistem pendidikan, budaya kampus, serta nilai-nilai kepesantrenan yang menjadi karakter khas UNKAFA. Seremoni pembukaan dihadiri oleh jajaran rektorat, dekanat, serta para ketua program studi sebagai bentuk penyambutan resmi kepada para mahasiswa baru yang akan memulai perjalanan akademiknya di lingkungan UNKAFA.
Pembukaan kegiatan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Rektor I Bidang Tridharma Perguruan Tinggi, Dr. H. Mohammad Makinuddin. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa PKKMB merupakan momentum yang sangat penting bagi seluruh calon mahasiswa untuk mengenal lebih dalam Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik sekaligus Pondok Pesantren Mambaus Sholihin. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, penuh kesungguhan, dan sebaik-baiknya agar memperoleh pemahaman yang utuh mengenai kehidupan kampus. Beliau juga menjelaskan bahwa UNKAFA memiliki karakteristik yang berbeda dari perguruan tinggi pada umumnya. Selain menjalankan proses perkuliahan, mahasiswa juga akan mengikuti berbagai kegiatan pengajian serta program pengembangan potensi diri yang dirancang sebagai bekal ketika nantinya terjun di tengah masyarakat.

Memasuki sesi berikutnya, peserta mengikuti talkshow bersama jajaran rektorat yang membahas berbagai aspek penting dalam kehidupan akademik di UNKAFA. Materi mengenai sistem administrasi perguruan tinggi disampaikan oleh Wakil Rektor II Bidang Keuangan, Administrasi, Sarana dan Prasarana, Dr. Ah. Haris Fahrudi. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa seluruh sistem pembelajaran di UNKAFA, mulai dari kurikulum, sumber belajar, program studi, hingga penunjukan dosen, ditetapkan langsung oleh Romo KH. Masbuhin Faqih sebagai pendiri universitas. Beliau menekankan bahwa hakikat belajar di UNKAFA adalah belajar kepada Romo KH. Masbuhin Faqih, sementara jajaran rektorat dan para dosen menjalankan amanah untuk menyampaikan ilmu, arahan, serta nilai-nilai yang telah digariskan oleh beliau.
Selanjutnya, Dr. H. Mohammad Makinuddin kembali memberikan pemaparan mengenai sistem pendidikan tinggi dan pengenalan program studi. Dalam kesempatan tersebut dijelaskan bahwa UNKAFA memiliki keunikan tersendiri karena tidak hanya menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai kepesantrenan sebagai identitas utama kampus. Perpaduan tersebut menjadi ciri khas yang membedakan UNKAFA dengan perguruan tinggi lainnya, sehingga mahasiswa tidak hanya dibekali kompetensi akademik, tetapi juga pembinaan karakter, spiritualitas, dan akhlak.
Setelah jeda untuk istirahat, shalat Dzuhur, dan makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan talkshow bersama para kepala lembaga dan organisasi mahasiswa yang mengangkat tema Menciptakan Kemitraan Strategis yang Solid. Dalam sesi ini, para peserta diperkenalkan dengan berbagai lembaga pendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Dr. Miftakur Rohman memaparkan Program Peningkatan Keterampilan Membaca Kutub Turats dan Al-Qur’an (LABBAIK) sebagai salah satu program unggulan kampus dalam memperkuat kemampuan literasi keislaman mahasiswa. Selanjutnya, Kepala Pusat Pengembangan Bahasa Asing (PUSBA) UNKAFA, Dr. Moch. Bachrurrosyady Amrulloh, memperkenalkan program peningkatan keterampilan bahasa asing yang bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan berbahasa sebagai bekal menghadapi tantangan global.
Materi berikutnya disampaikan oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNKAFA, Dr. Muhammad Arif Syihabuddin, yang memperkenalkan program peningkatan kemampuan penulisan karya ilmiah dan penelitian sebagai bagian dari budaya akademik yang harus dikembangkan oleh setiap mahasiswa. Sementara itu, Kepala Perpustakaan UNKAFA, Muhammad Hamdani, S.IP.Info, memberikan penjelasan mengenai sistem layanan perpustakaan universitas beserta berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dalam menunjang proses belajar. Rangkaian talkshow ditutup dengan pemaparan dari Presiden BEM Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik, Muhammad Zulalul Zain, yang memperkenalkan berbagai kegiatan kemahasiswaan sekaligus mengajak para mahasiswa baru untuk aktif berorganisasi, mengembangkan potensi diri, serta membangun kolaborasi dalam kehidupan kampus.
Melalui pelaksanaan PKKMB hari pertama ini, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik berkomitmen memberikan pengenalan yang komprehensif kepada seluruh mahasiswa baru mengenai sistem pendidikan, budaya akademik, kehidupan kemahasiswaan, hingga nilai-nilai kepesantrenan yang menjadi ruh pendidikan di UNKAFA. Diharapkan, para mahasiswa baru mampu beradaptasi dengan baik, memiliki semangat belajar yang tinggi, serta siap menjadi insan akademis yang unggul, berakhlak, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.




