
Sinergi Baru dan Penguatan Karakter: UNKAFA Gelar Pelantikan BEM-DPM sekaligus Seminar Kebangsaan bersama Buya Yahya
Berita | UNKAFA – Universitas Kiai Abdullah Faqih (UNKAFA) Gresik resmi memulai babak baru kepengurusan organisasi mahasiswanya. Pada Selasa (23/6/2026), UNKAFA menggelar rangkaian acara Seminar Umum dalam rangka Pelantikan Kabinet Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Masa Pengabdian 2026-2027.
Acara yang berlangsung khidmat di Aula Darun Nadwah Rushaifah Mambaus Sholihin ini dihadiri langsung oleh Jajaran Pimpinan UNKAFA Gresik serta ratusan mahasiswa-mahasiswi yang antusias mengikuti jalannya acara. Prosesi diawali dengan pelantikan pengurus BEM dan DPM baru, yang dilanjutkan dengan serah terima jabatan (sertijab) dari Presiden BEM periode sebelumnya kepada Presiden BEM yang baru terpilih.
Sesi I: Mengupas “Diklat Cinta” yang Rasional
Setelah prosesi pelantikan usai, acara dilanjutkan dengan Seminar Umum sesi pagi yang diikuti oleh seluruh mahasiswa aktif UNKAFA. Menghadirkan narasumber kondang, Prof. (HC) KH. Yahya Zainul Ma’arif, Lc., M.A., Ph.D (yang akrab disapa Buya Yahya), seminar sesi pertama ini mengusung tema yang unik dan menarik perhatian anak muda, yaitu “Diklat Cinta”.
Dalam pemaparannya, Buya Yahya menekankan bahwa cinta bukanlah sekadar komoditas obrolan.
“Cinta bukan untuk kita bincangkan, tapi untuk kita rasakan. Indahnya cinta bukan saat dibicarakan, akan tetapi pada saat dirasakan,” tutur beliau.
Tak hanya itu, beliau juga meluruskan persepsi keliru tentang asmara dengan menegaskan bahwa cinta itu harus rasional. Menurutnya, cinta tanpa rasio hanya akan menjadi cinta buta. Mahasiswa diajak untuk memahami fase-fase mencintai yang sehat, yang dimulai dari rasa kagum, munculnya kecenderungan, hingga bermuara pada sebuah keputusan. Beliau mengingatkan agar dalam mencintai sesuatu atau seseorang harus tetap memiliki batasan dan tidak boleh berlebihan. Sesi pertama ini kemudian ditutup dengan doa bersama sebelum memasuki waktu istirahat.
Sesi II: Membekali Calon Lulusan Melalui “Diklat Dakwah”
Memasuki siang hari, rangkaian seminar sesi kedua berpindah lokasi ke Aula Kampus F UNKAFA Gresik. Sesi ini dikhususkan bagi para mahasiswa calon lulusan yang akan segera terjun ke masyarakat. Masih dipandu oleh Buya Yahya, tema yang diangkat pada sesi siang ini adalah “Diklat Dakwah”.
Buya Yahya membuka wawasan para calon lulusan bahwa esensi dakwah sangatlah luas. Dakwah tidak sekadar berdiri di podium dan ceramah, melainkan tugas seluruh umat Muslim, bukan hanya peran seorang ustadz. Beliau membagikan empat prinsip utama dalam berdakwah yang wajib dipegang teguh:
- Jangan melukai hati orang lain.
- Pandang orang lain sebagai ladang mencari pahala.
- Memandang sesama dengan penuh kasih sayang.
- Hadir untuk membawa solusi, bukan sekadar menghakimi.
Di akhir sesi, Buya Yahya berpesan agar para lulusan UNKAFA nantinya selalu mengajarkan ilmu kepada orang lain sembari terus belajar untuk mengamalkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian acara yang berlangsung dari pagi hingga sore ini berjalan dengan lancar dan sukses. Pergantian estafet kepemimpinan BEM-DPM yang dipadukan dengan siraman rohani ini diharapkan mampu mencetak aktivis kampus yang tidak hanya cerdas dalam berorganisasi, tetapi juga matang secara spiritual dan siap mengabdi di masyarakat.



