
UNKAFA Gresik Kukuhkan 397 Lulusan pada Wisuda ke-19, Siapkan Generasi Berkarakter Santri dan Berdaya Saing Global
Gresik – Universitas Kiai Abdullah Faqih (UNKAFA) Gresik kembali meneguhkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui penyelenggaraan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-19 yang berlangsung khidmat pada Minggu (19/7/2026) di Gedung Aula Daarun Nadwa Rusyaifah Pondok Pesantren Mambaus Sholihin, Suci, Manyar, Gresik.
Sidang Terbuka Senat Universitas yang dimulai pukul 07.00 WIB dan berakhir sekitar 11.00 WIB tersebut menjadi momentum bersejarah bagi 397 lulusan, yang terdiri atas 322 lulusan Program Sarjana (S1) dan 75 lulusan Program Magister (S2). Mereka resmi dikukuhkan sebagai alumni UNKAFA setelah menuntaskan perjalanan akademik di berbagai program studi.
Prosesi wisuda berlangsung dengan penuh khidmat dan haru. Ratusan wisudawan mengenakan toga didampingi keluarga yang memenuhi aula sejak pagi hari. Satu per satu nama lulusan dipanggil menuju podium untuk menerima pengukuhan sebagai simbol berakhirnya masa studi sekaligus dimulainya babak baru pengabdian kepada masyarakat.
Wisuda kali ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr.Phil. Sahiron, M.A, jajaran pimpinan Universitas, para senat akademik, pengasuh Pondok Pesantren Mambaus Sholihin, mitra perguruan tinggi, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.

Dalam sambutannya, pimpinan UNKAFA menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan peneguhan tanggung jawab moral bagi setiap lulusan untuk mengamalkan ilmu pengetahuan, menjaga integritas, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Sebagai perguruan tinggi yang lahir dari tradisi pesantren, UNKAFA terus berupaya melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga berkarakter santri, berakhlak mulia, dan mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi di era global.
Wisuda ke-19 juga menjadi cerminan pertumbuhan UNKAFA yang semakin pesat. Bertambahnya jumlah lulusan, berkembangnya program akademik, serta semakin luasnya jejaring kerja sama menjadi indikator bahwa kampus berbasis pesantren ini terus bergerak menuju perguruan tinggi Islam yang unggul dan berdaya saing.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan meraih gelar akademik bukanlah akhir dari proses belajar. Para alumni diharapkan mampu menjadi agen perubahan, mengabdikan ilmu di tengah masyarakat, serta membawa nama baik almamater di berbagai bidang pengabdian, profesi, dan kepemimpinan.
Dengan dikukuhkannya 397 lulusan baru, keluarga besar UNKAFA kini semakin kuat dalam membangun jejaring alumni yang diharapkan mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa sekaligus memperkuat posisi UNKAFA sebagai perguruan tinggi Islam berbasis pesantren yang terus berkembang di tingkat nasional maupun internasional



